Punya pertanyaan, kritik dan saran seputar Abang None Jakarta Pusat? Hubungi kami di info@abnonjakpus.org

Wednesday, July 20, 2011

None Bulan Juni : Desya

None yang mirip seorang penyanyi pop fenomenal ini adalah None Desya, nama lengkapnya Radesya Larasari. Lulusan Information System Engineering dari Multimedia University Malaysia dan bekerja di Total E&P Indonesie sebagai Change Management Officer .
Kontibutor Abnonjakpus.org berkesempatan sedikit berbincang dengan None yang satu ini untuk sedikit mengetahui pandangannya tentang Abang none dan Jakarta.

ANJ : Hello Desya :D
D : Hello, Bang


Non, kalau disuruh pilih tiga kata yang menggambarkan abnonjakpus,kira-kira kata apa?
One Big Family :D


Nah, kalau disuruh pilih tiga kata yang menggambarkan seorang Abang ideal versi Desya ?
Abang yang ideal itu harus Confident, Open Minded dan Berwawasan pastinya

Oh ya? ada nggak tuh Abang kayak gitu di Jakpus?
Ya Jelas Arga laaah , without a doubt

Jakarta penuh dengan tempat wisata des, ada yang paling favorit?
Wah kalo yang itu, Ancol bang
Kalau makanannya?
Hmmm..Soto Betawi, Laksa dan Soto Mie

Mantaap, Berkuah semua nih kayaknya, terakhir nih, Ada nggak sih kebiasaan orang Jakarta yang Desya nggak suka?
Orang Jakarta susah diatur bang! Mau nya ngelanggar peraturan terus!

Hmmm.. Iya juga sih :D ,tapi sebagai seorang None, apa Desya udah mematuhi peraturan yang ada??
Yup! Ga pernah nerobos lampu merah, selalu pake safety belt dan nggak pernah masuk jalur busway...
eh, tapi kecuali waktu Amazing Race bang , nyebrang sembarangan dan hampir loncat pager monas, hehehe :D

Teks : Abang Ferre Risky
Foto : Abang Ilham Yamin , berbagai sumber

Abang Bulan Juni : Adit

Abang dengan senyum maut ini adalah Abang Adit, nama lengkapnya Aditya Maulana Canopa. Mahasiswa Information System di ABFII Perbanas ini sekarang sedang disibukkan dengan beberapa project sekaligus mengerjakan Tugas Akhirnya .
Kontibutor Abnonjakpus.org berkesempatan sedikit berbincang dengan Abang yang satu ini untuk sedikit mengetahui pandangannya tentang Abang none dan Jakarta.

ANJ : Oyy Dit! :D
D : Oyy juga Bang !

Bang, kalau disuruh pilih tiga kata yang menggambarkan abnonjakpus,kira-kira kata apa?
Sukri, hahaha, bukan bang, Friendly, Awesome, Kompak

Wah kalo disingkat gak enak tuh, Sekarang coba gambarin dalam tiga kata , seorang None ideal versi Adit ?
None yang ideal itu harus Cantik, Pintar dan Kreatif !

Oh ya? ada nggak tuh None kayak gitu di Jakpus?
hmmm... Gak ada! hahahaha becanda bang, None Pute kayaknya :D

Wisata favorit di Jakarta apa bang ?
Pasar Baru lah! jalan kaki dari rumah juga bisa hehehe

Kalau makanannya gimana ?
Sayur Babanci!!
Wih, Yakin banget bang jawabnya, satu lagi nih, ada nggak sih kebiasaan orang Jakarta yang seorang Abang Adit nggak suka?
Males

Sebagai seorang Abang, masih suka males nggak??
Relatif....hahahaha


Teks : Abang Ferre Risky
Foto : Bang Isam Surentu, berbagai sumber

Monday, July 18, 2011

Lenggak - lenggok di Danau Situ Lembang

Juara Lomba Memancing

JAKARTA (Pos Kota) – Kegiatan Menteng Vaganza yang digelar di Taman Situ Lembang, Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus), Minggu (17/7) menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi warga. Ratusan warga khususnya warga Menteng memenuhi taman dan situ yang menjadi salah satu ruang terbuka hijau. Mereka mengikuti dan menikmati berbagai acara yang digelar sambil bertemu kangen dengan para tetangga dan sahabat.


Tidak ketinggalan Gubernur DKI Jakarta, H. Fauzi Bowo yang tinggal di Menteng dan Walikota Jakpus, H. Saefullah ikut hadir. Gubernur mengajak warga untuk terus meningkatkan kebersamaan diantara warga Jakarta khususnya Menteng. Warga juga diingatkan untuk ikut menjaga kebersihan dan kenyamanan taman Situ lembang sebagai bentuk kecintaan terhadap lingkungan. “Tolong, jaga kebersihan dan kenyamanan Situ Lembang termasuk kebersihan Kota Jakarta, karena menjadi tangungjawab bersama,”jelasnya.

Abang Ferdi & None Anya bertugas pada pembukaan

Kegiatan yang dibuka gubernur tersebut diisi berbagai acara seperti lomba mancing di Situ Lembang yang diikuti sekitar 150 peserta. Hadiah yang diperebutkan sangat menarik berupa sepeda motor sumbangan dari Gubernur Fauzi Bowo dan Walikota Jakpus. Lomba mancing ini merupakan kegiatan rutin tahunan dan telah diadakan untuk yang ke lima kalinya.

Acara yang dilaksanakan dalam memeriahkan HUT Jakarta ke 484 ini juga untuk ikut melestarikan Situ Lembang.


Bp. Fauzi Bowo membuka Menteng Vaganza


Selain lomba mancing, pada acara Menteng Vaganza ini juga dimeriahkan dengan lomba melukis yang diikuti 100 pelajar SD yang ada di wilayah Menteng. Bahkan, Fauzi Bowo sangat antusias memberi semangat kepada peserta melukis sambil duduk lesehan. Berbagai kesenian juga digelar mulai taria-tarian tradisional, Gambang Kromong, musik Keroncong modern dan fashion show oleh Abang None Jakarta Pusat. 

Ferre, Ase, Winda,Anggie,Erick,Cas,Adit,Vrina,Amie & Rizky
bersama wakil Sudin Kebudayaan
Abang None Jakarta Pusat menampilkan beberapa koleksi busana batik modern dan juga busana muslim modern yang merupakan produk dari Thamrin City .Acara ditutup pada sore hari dengan pengumuman pemenang Lomba memancing dan lukis.

Abang Erick dan None Amie bertugas pada penutupan


Sumber : Pos kota  & Abang Ferre Risky
Foto : Pos Kota , Abang Adit & Abang Wahyu

Hati - hati dijalan ya, Bangnon!

6 Besar Abang None Jakarta Pusat

Pada hari sabtu 16 july yang lalu 6 Besar Juara Abang None Jakarta Pusat berkunjung ke Polda Metro Jaya untuk melakukam pelantikan Duta Lalu lintas oleh Ditlantas DKI Jakarta beserta staff , Acara ini juga dihadiri oleh 6 Besar juara dari seluruh wilayah.

Abang Chalten & None Avi


Para Abang None mendapatkan pembekalan tentang manajemen lalulintas di kota Jakarta oleh TMC Polda Metro didalam control room mereka, Abang None juga diajarkan tentang  prosedur pembuatan SIM dan STNK dengan cara yang benar.
Abang Ferdi & None Dina

Acara ini ditambah meriah dengan kehadiran Briptu Eka yang membuat suasana pagi itu menjadi semakin cerah :D . acara diakhiri dengan penyematan Pin dari Ditlantas sebagai kenang-kenangan bagi para Abang & None.

L-R : Abang Ferdi, Wahyu,Chalten, None Dina,Anya,Anggie


Teks : Abang Wahyu & Abang Ferre Risky
Foto : Abang Wahyu

Thursday, July 14, 2011

Siapa Paling Berani untuk Kembali ?

Abang None Seluruh wilayah beserta para finalis DKI

Pada tanggal 12  Juli yang lalu Abang None Jakpus kembali berkumpul di Studio AnTV cawang untuk melakukan Taping "Kuis Siapa Paling Berani ", yang membedakan kali ini adalah bergabungnya 6 Finalis DKI dari seluruh wilayah yang semakin mebuat persaingan lebih seru , juga didukung dengan adanya beberapa selebriti alumni Abang None yang turut serta yaitu Demian , Adi Nugroho, Ussy , Haikal , dan yang berada bersama Jakarta Pusat adalah Syaiful Jamil.

L-R : Abang Dika , Yonggi , Teguh, Satria dan Ferre

Pada babak pertama dari Jakarta Pusat terpilih 5 orang pemenang yaitu Abang Teguh , Abang Andes, None Naila, Syaiful Jamil dan pemenang utama yang maju ke babak berikutnya adalah Abang Ferdi ( Ferdhisa Noviar ).

Abang Ferdi berjuang di babak kedua

Pada babak selanjutnya Abang Ferdi melawan Demian, Adi Nughroho, Abang Angga dari Jakbar dan None Orin dari Jakarta Timur , dan berhasil menjawab dengan tepat beberapa pertanyaan yang menjadi hobinya yaitu Musik, namun skor tertinggi diraih oleh Abang Angga yang maju ke babak terakhir dan berhasil mendapatkan uang tunai 4 Juta Rupiah.

L-R : Teguh,Karin,Andes,Naila,Ferre,Nila,Erwin,Arga,Avi,Ferdi,Derry

Abang None Jakarta Pusat yang sangat kompak karena mereka Supel , Kreatif dan Ceria,  berhasil memenangkan Yell terbaik dan membawa pulang hadiah hiburan berupa Jam Dinding yang cukup " Unyu".

Abnonjakpus, Syaiful Jamil & Hadiah Yell Terbaik

Kuis ini akan ditayangkan di ANTV pada tanggal 24 Juli pukul 5 sore, jangan lupa saksikan ya !

Teks & Title : Abang Ferre Risky
Foto : Abang Ilham Yamin

Wednesday, July 13, 2011

Festival Layang-Layang Jakarta Pusat : Warna Warni di Udara


BERITAJAKARTA.COM — 11-07-2010 13:30

Puluhan layang-layang dari berbagai jenis dan ukuran menghiasi langit Taman Monas, Jakarta Pusat, Minggu (11/7). Ya, mulai dari layang-layang berbentuk burung, ikan, ondel-ondel, naga, hingga layang-layang raksasa berbentuk hewan laut cumi-cumi berukuran panjang 20 meter dan lebar lima meter dimainkan oleh para peserta dan pengunjung Festival Layang-layang yang diselenggarakan Sudin Pariwisata, Jakarta Pusat. Tak pelak, ribuan pengunjung Monas pun dibuat terpana dengan keanekaragaman bentuk layang-layang yang ditampilkan.  

Abang Ilham & None Dina yang bertugas

Festival Layang-layang yang digelar untuk kedua kalinya ini masih dalam rangka memeriahkan HUT ke-483 Kota Jakarta dan menyambut peringatan Hari Kemerdekaan ke-65 RI. Selain itu, festival yang mengusung tema Go Green Jakarta ini juga dalam rangka mengajak masyarakat untuk mencintai permainan rakyat tersebut.

None Dina & Abang Ilham bersama Bp. Triyugo

"Festival layang-layang ini diharapkan mampu meningkatkan destinasi atau tujuan wisata di kota Jakarta, khususnya Monas, Jakarta Pusat," ujar Triyugo Prasetyo, Kepala Sudin Pariwisata Jakarta Pusat, Minggu (11/7).

None Dina Ariani

 Triyugo mengatakan, sebanyak 88 peserta yang berasal dari 44 kelurahan di Jakarta Pusat ambil bagian mengikuti festival ini. Mereka menampilkan beraneka bentuk layang-layang, dengan dua kategori lomba. Kategori lomba pertama adalah kategori lomba layang-layang kreasi dan kategori kedua kategori layang-layang tradisional atau lebih dikenal dengan sebutan layang-layang koang-koangan. "Setiap satu kelurahan mengirimkan dua orang wakilnya untuk ikut dalam festival," ujarnya.


Triyugo mengatakan, dewan juri akan memberikan penilaian dari beberapa segi terhadap peserta. Pertama dari kreasi peserta apakah layang-layangnya menarik untuk dilihat. Kemudian kemampuan terbang layang-layang, sebab walaupun menarik dilihat tapi apabila tidak bisa diterbangkan akan mendapat nilai buruk. "Kreasi dan bisa tidaknya layang-layang itu untuk diterbangkan sangat memengaruhi penilaian," ucapnya.

Sumber : BeritaJakarta.com
Edit & Title : Abang Ferre Risky
Foto : Abang Ilham Yamin & Antara News

Monday, July 11, 2011

Festival Pegawai Pemprov DKI 2011

Abang Wahyu & None Safira
Ada berbagai hal yang dapat dilakukan untuk memompa semangat para
pegawai dan keluarga, dan hal unik yang dilakukan oleh Gubernur DKI
Jakarta, Fauzi Bowo, adalah dengan menggelar Festival Pegawai Pemprov
DKI dan Keluarga, di futsal Monas, Minggu (10/7/2011).

Abang Wahyu Berjabatan dengan Foke

Acara yang setiap tahun diadakan ini memang diselenggarakan khusus
untuk pegawai dan keluarganya. Sebagai salah satu hiburan bagi
pegawainya yang selama ini sudah melayani masyarakat dengan baik.Dan
acara ini seperti yang dikemukakan oleh Fauzi dalam sambutan hangatnya
ialah ingin menambah spirit para pegawai dan memacu kerja mereka.

Pada kesempatan yang sama, Fauzi juga menyampaikan bahwa Pemprov DKI
bukan hanya memerintah untuk bekerja keras dalam melayani masyarakat
saja, tetapi juga konsen untuk memikirkan kesejahteraan pegawai. Namun
semua harus berlangsung sesuai dengan aturan yang ada.

L-R : Abang Wahyu,None Fira & Puteri , Abang Dani

Ia juga berjanji gaji ke-13 bagi PNS akan segera keluar dalam waktu
dekat. Bahkan gaji ke-13 yang dijanjikan juga akan mendapatkan
tambahan. woww! Semoga para pegawai makin semangat kerjanya ya Pak, Bu.

Dalam festival ini juga menyediakan berbagai macam doorprize, seperti
paket umroh, sepeda motor, serta sepeda. Turut memeriahkan acara ini,
para Abang None dari seluruh wilayah administratif Jakarta juga hadir,
termasuk Abang Wahyu Adiguna, None Safira dan None Poetri Monalia dari
Jakarta Pusat.

 
Teks : Abang Wahyu Adiguna & None Riezha Safira
Foto : Abang Wahyu

Saturday, July 9, 2011

Jakarta Dance Scene : Pariwisata Sebelah Mata ( Bagian 1 )


Apa itu pariwisata ? menurut wiki, Pariwisata atau turisme adalah suatu perjalanan yang dilakukan untuk rekreasi atau liburan, dan juga persiapan yang dilakukan untuk aktivitas ini. Dan apa itu rekreasi ? Rekreasi, dari bahasa Latin, re-creare, yang secara harfiah berarti 'membuat ulang', adalah kegiatan yang dilakukan untuk penyegaran kembali jasmani dan rohani seseorang. Hal ini adalah sebuah aktivitas yang dilakukan seseorang disamping bekerja.


Bicara tentang pariwisata, kita semua tahu, jakarta termasuk gudangnya, bolehlah kita bertanya pada abang & none manapun dan mereka akan dengan lancar menjelaskan pada kita semua apa saja potensi pariwisata yang dimiliki jakarta. Tapi saya berani jamin, bahwa akan banyak yang melupakan potensi wisata jakarta yang satu ini : Dance Scene atau lebih akrab di telinga orang awam dengan “Dunia Malam”.


Ya, saya tahu, saya sangat tahu, saat kata dalam tanda kutip tersebut dikatakan, apa yang tergambar didalam pikiran anda sudah bisa ditebak, selalu saja isinya tidak jauh dari hal-hal yang berbau negatif. Mengapa demikian? Jawabannya sebetulnya hanyalah STIGMA, masyarakat jakarta , semodern apapun akan tetap dibalut dengan adat ketimuran yang kental dan mayoritas akan langsung membuat STIGMA turun temurun mengenai Dunia Malam, yang saya sendiri akan selalu dengan senang hati mengubah penyebutannya menjadi Dance Scene.

Ya, Dance Scene adalah Salah satu objek wisata dan satu dari sekian banyak daya tarik Jakarta.


Pada faktanya , Dance Scene Jakarta menyimpan potensi yang sedemikian besar dan ikut serta membangun jakarta sebagai salah satu tujuan wisata dunia. Anda boleh tidak setuju,anda boleh tidak suka, tapi nyatanya wisatawan dunia secara umum dan luas menggemari dance music, dan sangat banyak dari mereka rela bepergian keliling dunia untuk menikmatinya. Mengapa tidak kita tarik mereka ke Jakarta? Mengapa tidak kita buat Jakarta menjadi salah satu dari “persinggahan” mereka dan mereka akan terus kembali setiap tahun atau bahkan lebih? Apakah kita takut? Ataukah kita terlalu terikat oleh sesuatu?


Sudah besar memang, walaupun banyak dari kita yang tidak tahu atau bahkan tidak peduli, Dance Scene di jakarta sudah besar, setiap tahunnya Jakarta dikunjungi puluhan Musisi Dance Music Internasional. Tetapi masih kurang,dan masih banyak potensi yang belum tergali.



Saya bermimpi, suatu hari bisa berdiri ditengah ratusan ribu manusia di jakarta , beserta seluruh teman-teman Abang None , ditengah sebuah rave party dengan musik yang menembus jantung dan tata cahaya serta laser yang membutakan mata . Karena berdansa itu rekreasi, dancing adalah rekreasi, rekreasi adalah pariwisata, dan Abang None adalah representasi dari pariwisata & budaya kota Jakarta.

Salam SUKRI ( SUPEL KREATIF CERIA )

Bersambung..


Oleh Abang Ferre Risky
Kenikmatan Mata & Telinga : ferrerisky.blogspot.com
Foto : Kampus , Andre Clayz & Toge Chan

Just need a confidence and humbleness..

" Mie, ikutan abnon doong!" . " Ga ah Kak,badan aku kan pendek". Itulah kata-kata yang selalu terlontar dari mulut saya ketika kakak saya mengajak saya untuk ikut dalam ajang pemilihan abang none Jakarta, khususnya Jakarta pusat. 

Awalnya tidak ada pikiran untuk ikutan, disamping tinggi badan yg mini dan saya tidak percaya diri bisa terpilih dalam ajang ini. Akhirnya pada tahun 2011 saya memberanikan diri untuk mendaftar dalam ajang pemilihan ini. Dengan niat yg tidak muluk-muluk, saya pun mengikuti tahap awal seleksi, dan berhasil masuk dalam 100 besar terpilih untuk maju ke tahap semifinalis.

Disini saya bersaing dengan 59 semifinalis none lainnya, yang notabene berbadan tinggi dan cantik-cantik. Awalnya saya tidak menyangka bakal lolos ke tahap semifinal, selain badan yang pendek, saya adalah satu-satunya semifinalis berambut bondol ( cepak). Hahahaha.. Dipikiran saya, sangat mustahil seorang none berambut cepak dan bertubuh pendek. 

Saya pun tetap santai dan optimis dalam tahap penjurian, mengahadapi tujuh (7) orang juri yg sangat teliti dan kritis. Akhirnya, sampai juga pada saat2 menanti pengumuman finalis dan wow! Tidak disangka ternyata saya lolos dan menjadi salah satu dari 30 besar finalis abang dan none Jakarta pusat. 

Sungguh suatu prestasi yang membanggakan buat saya, karena dengan ukuran tinggi badan hanya 157,5cm saya bisa terpilih, dan tentunya saya adalah none terpendek diantara 14 finalis none lainnya.Intinya, kita harus tulus, ikhlas, tenang, optimis dan percaya diri dalam menjalani sesuatu. Karena apapun yang kita miliki, apapun bentuk dari fisik kita bukanlah suatu halangan untuk mencoba hal baru dan melangkah maju. Karena itu, tetaplah percaya atas kemampuan diri yang kita miliki, dengan tetap merendahkan hati dan apa adanya.

 Salam SUKRI ( Supel Kreatif Ceria)

Oleh None Amie Andril
Editing : Abang Ferre Risky
Foto : None Amie Andril , Dok. Ikatan Abnon Jakpus

Thursday, July 7, 2011

Nandak Delapan Sebelas

L-R : Bang Isam, Fira,Tiwuk,Mia,Dina,Maudy Koesnadi,
Anggie,Adit,Winda, Tommy Tjokro,Ferdi,Harry,Teguh,Chalton

Abang None Jakpus 2011 mendapatkan undangan untuk memberikan kesegaran warna budaya betawi pada acara berita 811 Show di Metro TV. Pada acara yang dibawakan oleh Abang Jakarta Pusat 2003 Tommy Tjokro beserta Prabu Revolusi dan Marissa Anita ini ,Abang None Jakpus kembali menampilkan kebolehannya Nandak hasil tempaan dari Koreografer Isam Surentu dengan diriringi Lagu Lenggang Puspita.



Teks : Abang Ferre Risky
Foto : Bang Isam Surentu