Punya pertanyaan, kritik dan saran seputar Abang None Jakarta Pusat? Hubungi kami di info@abnonjakpus.org

Thursday, July 14, 2011

Siapa Paling Berani untuk Kembali ?

Abang None Seluruh wilayah beserta para finalis DKI

Pada tanggal 12  Juli yang lalu Abang None Jakpus kembali berkumpul di Studio AnTV cawang untuk melakukan Taping "Kuis Siapa Paling Berani ", yang membedakan kali ini adalah bergabungnya 6 Finalis DKI dari seluruh wilayah yang semakin mebuat persaingan lebih seru , juga didukung dengan adanya beberapa selebriti alumni Abang None yang turut serta yaitu Demian , Adi Nugroho, Ussy , Haikal , dan yang berada bersama Jakarta Pusat adalah Syaiful Jamil.

L-R : Abang Dika , Yonggi , Teguh, Satria dan Ferre

Pada babak pertama dari Jakarta Pusat terpilih 5 orang pemenang yaitu Abang Teguh , Abang Andes, None Naila, Syaiful Jamil dan pemenang utama yang maju ke babak berikutnya adalah Abang Ferdi ( Ferdhisa Noviar ).

Abang Ferdi berjuang di babak kedua

Pada babak selanjutnya Abang Ferdi melawan Demian, Adi Nughroho, Abang Angga dari Jakbar dan None Orin dari Jakarta Timur , dan berhasil menjawab dengan tepat beberapa pertanyaan yang menjadi hobinya yaitu Musik, namun skor tertinggi diraih oleh Abang Angga yang maju ke babak terakhir dan berhasil mendapatkan uang tunai 4 Juta Rupiah.

L-R : Teguh,Karin,Andes,Naila,Ferre,Nila,Erwin,Arga,Avi,Ferdi,Derry

Abang None Jakarta Pusat yang sangat kompak karena mereka Supel , Kreatif dan Ceria,  berhasil memenangkan Yell terbaik dan membawa pulang hadiah hiburan berupa Jam Dinding yang cukup " Unyu".

Abnonjakpus, Syaiful Jamil & Hadiah Yell Terbaik

Kuis ini akan ditayangkan di ANTV pada tanggal 24 Juli pukul 5 sore, jangan lupa saksikan ya !

Teks & Title : Abang Ferre Risky
Foto : Abang Ilham Yamin

Wednesday, July 13, 2011

Festival Layang-Layang Jakarta Pusat : Warna Warni di Udara


BERITAJAKARTA.COM — 11-07-2010 13:30

Puluhan layang-layang dari berbagai jenis dan ukuran menghiasi langit Taman Monas, Jakarta Pusat, Minggu (11/7). Ya, mulai dari layang-layang berbentuk burung, ikan, ondel-ondel, naga, hingga layang-layang raksasa berbentuk hewan laut cumi-cumi berukuran panjang 20 meter dan lebar lima meter dimainkan oleh para peserta dan pengunjung Festival Layang-layang yang diselenggarakan Sudin Pariwisata, Jakarta Pusat. Tak pelak, ribuan pengunjung Monas pun dibuat terpana dengan keanekaragaman bentuk layang-layang yang ditampilkan.  

Abang Ilham & None Dina yang bertugas

Festival Layang-layang yang digelar untuk kedua kalinya ini masih dalam rangka memeriahkan HUT ke-483 Kota Jakarta dan menyambut peringatan Hari Kemerdekaan ke-65 RI. Selain itu, festival yang mengusung tema Go Green Jakarta ini juga dalam rangka mengajak masyarakat untuk mencintai permainan rakyat tersebut.

None Dina & Abang Ilham bersama Bp. Triyugo

"Festival layang-layang ini diharapkan mampu meningkatkan destinasi atau tujuan wisata di kota Jakarta, khususnya Monas, Jakarta Pusat," ujar Triyugo Prasetyo, Kepala Sudin Pariwisata Jakarta Pusat, Minggu (11/7).

None Dina Ariani

 Triyugo mengatakan, sebanyak 88 peserta yang berasal dari 44 kelurahan di Jakarta Pusat ambil bagian mengikuti festival ini. Mereka menampilkan beraneka bentuk layang-layang, dengan dua kategori lomba. Kategori lomba pertama adalah kategori lomba layang-layang kreasi dan kategori kedua kategori layang-layang tradisional atau lebih dikenal dengan sebutan layang-layang koang-koangan. "Setiap satu kelurahan mengirimkan dua orang wakilnya untuk ikut dalam festival," ujarnya.


Triyugo mengatakan, dewan juri akan memberikan penilaian dari beberapa segi terhadap peserta. Pertama dari kreasi peserta apakah layang-layangnya menarik untuk dilihat. Kemudian kemampuan terbang layang-layang, sebab walaupun menarik dilihat tapi apabila tidak bisa diterbangkan akan mendapat nilai buruk. "Kreasi dan bisa tidaknya layang-layang itu untuk diterbangkan sangat memengaruhi penilaian," ucapnya.

Sumber : BeritaJakarta.com
Edit & Title : Abang Ferre Risky
Foto : Abang Ilham Yamin & Antara News

Monday, July 11, 2011

Festival Pegawai Pemprov DKI 2011

Abang Wahyu & None Safira
Ada berbagai hal yang dapat dilakukan untuk memompa semangat para
pegawai dan keluarga, dan hal unik yang dilakukan oleh Gubernur DKI
Jakarta, Fauzi Bowo, adalah dengan menggelar Festival Pegawai Pemprov
DKI dan Keluarga, di futsal Monas, Minggu (10/7/2011).

Abang Wahyu Berjabatan dengan Foke

Acara yang setiap tahun diadakan ini memang diselenggarakan khusus
untuk pegawai dan keluarganya. Sebagai salah satu hiburan bagi
pegawainya yang selama ini sudah melayani masyarakat dengan baik.Dan
acara ini seperti yang dikemukakan oleh Fauzi dalam sambutan hangatnya
ialah ingin menambah spirit para pegawai dan memacu kerja mereka.

Pada kesempatan yang sama, Fauzi juga menyampaikan bahwa Pemprov DKI
bukan hanya memerintah untuk bekerja keras dalam melayani masyarakat
saja, tetapi juga konsen untuk memikirkan kesejahteraan pegawai. Namun
semua harus berlangsung sesuai dengan aturan yang ada.

L-R : Abang Wahyu,None Fira & Puteri , Abang Dani

Ia juga berjanji gaji ke-13 bagi PNS akan segera keluar dalam waktu
dekat. Bahkan gaji ke-13 yang dijanjikan juga akan mendapatkan
tambahan. woww! Semoga para pegawai makin semangat kerjanya ya Pak, Bu.

Dalam festival ini juga menyediakan berbagai macam doorprize, seperti
paket umroh, sepeda motor, serta sepeda. Turut memeriahkan acara ini,
para Abang None dari seluruh wilayah administratif Jakarta juga hadir,
termasuk Abang Wahyu Adiguna, None Safira dan None Poetri Monalia dari
Jakarta Pusat.

 
Teks : Abang Wahyu Adiguna & None Riezha Safira
Foto : Abang Wahyu

Saturday, July 9, 2011

Jakarta Dance Scene : Pariwisata Sebelah Mata ( Bagian 1 )


Apa itu pariwisata ? menurut wiki, Pariwisata atau turisme adalah suatu perjalanan yang dilakukan untuk rekreasi atau liburan, dan juga persiapan yang dilakukan untuk aktivitas ini. Dan apa itu rekreasi ? Rekreasi, dari bahasa Latin, re-creare, yang secara harfiah berarti 'membuat ulang', adalah kegiatan yang dilakukan untuk penyegaran kembali jasmani dan rohani seseorang. Hal ini adalah sebuah aktivitas yang dilakukan seseorang disamping bekerja.


Bicara tentang pariwisata, kita semua tahu, jakarta termasuk gudangnya, bolehlah kita bertanya pada abang & none manapun dan mereka akan dengan lancar menjelaskan pada kita semua apa saja potensi pariwisata yang dimiliki jakarta. Tapi saya berani jamin, bahwa akan banyak yang melupakan potensi wisata jakarta yang satu ini : Dance Scene atau lebih akrab di telinga orang awam dengan “Dunia Malam”.


Ya, saya tahu, saya sangat tahu, saat kata dalam tanda kutip tersebut dikatakan, apa yang tergambar didalam pikiran anda sudah bisa ditebak, selalu saja isinya tidak jauh dari hal-hal yang berbau negatif. Mengapa demikian? Jawabannya sebetulnya hanyalah STIGMA, masyarakat jakarta , semodern apapun akan tetap dibalut dengan adat ketimuran yang kental dan mayoritas akan langsung membuat STIGMA turun temurun mengenai Dunia Malam, yang saya sendiri akan selalu dengan senang hati mengubah penyebutannya menjadi Dance Scene.

Ya, Dance Scene adalah Salah satu objek wisata dan satu dari sekian banyak daya tarik Jakarta.


Pada faktanya , Dance Scene Jakarta menyimpan potensi yang sedemikian besar dan ikut serta membangun jakarta sebagai salah satu tujuan wisata dunia. Anda boleh tidak setuju,anda boleh tidak suka, tapi nyatanya wisatawan dunia secara umum dan luas menggemari dance music, dan sangat banyak dari mereka rela bepergian keliling dunia untuk menikmatinya. Mengapa tidak kita tarik mereka ke Jakarta? Mengapa tidak kita buat Jakarta menjadi salah satu dari “persinggahan” mereka dan mereka akan terus kembali setiap tahun atau bahkan lebih? Apakah kita takut? Ataukah kita terlalu terikat oleh sesuatu?


Sudah besar memang, walaupun banyak dari kita yang tidak tahu atau bahkan tidak peduli, Dance Scene di jakarta sudah besar, setiap tahunnya Jakarta dikunjungi puluhan Musisi Dance Music Internasional. Tetapi masih kurang,dan masih banyak potensi yang belum tergali.



Saya bermimpi, suatu hari bisa berdiri ditengah ratusan ribu manusia di jakarta , beserta seluruh teman-teman Abang None , ditengah sebuah rave party dengan musik yang menembus jantung dan tata cahaya serta laser yang membutakan mata . Karena berdansa itu rekreasi, dancing adalah rekreasi, rekreasi adalah pariwisata, dan Abang None adalah representasi dari pariwisata & budaya kota Jakarta.

Salam SUKRI ( SUPEL KREATIF CERIA )

Bersambung..


Oleh Abang Ferre Risky
Kenikmatan Mata & Telinga : ferrerisky.blogspot.com
Foto : Kampus , Andre Clayz & Toge Chan

Just need a confidence and humbleness..

" Mie, ikutan abnon doong!" . " Ga ah Kak,badan aku kan pendek". Itulah kata-kata yang selalu terlontar dari mulut saya ketika kakak saya mengajak saya untuk ikut dalam ajang pemilihan abang none Jakarta, khususnya Jakarta pusat. 

Awalnya tidak ada pikiran untuk ikutan, disamping tinggi badan yg mini dan saya tidak percaya diri bisa terpilih dalam ajang ini. Akhirnya pada tahun 2011 saya memberanikan diri untuk mendaftar dalam ajang pemilihan ini. Dengan niat yg tidak muluk-muluk, saya pun mengikuti tahap awal seleksi, dan berhasil masuk dalam 100 besar terpilih untuk maju ke tahap semifinalis.

Disini saya bersaing dengan 59 semifinalis none lainnya, yang notabene berbadan tinggi dan cantik-cantik. Awalnya saya tidak menyangka bakal lolos ke tahap semifinal, selain badan yang pendek, saya adalah satu-satunya semifinalis berambut bondol ( cepak). Hahahaha.. Dipikiran saya, sangat mustahil seorang none berambut cepak dan bertubuh pendek. 

Saya pun tetap santai dan optimis dalam tahap penjurian, mengahadapi tujuh (7) orang juri yg sangat teliti dan kritis. Akhirnya, sampai juga pada saat2 menanti pengumuman finalis dan wow! Tidak disangka ternyata saya lolos dan menjadi salah satu dari 30 besar finalis abang dan none Jakarta pusat. 

Sungguh suatu prestasi yang membanggakan buat saya, karena dengan ukuran tinggi badan hanya 157,5cm saya bisa terpilih, dan tentunya saya adalah none terpendek diantara 14 finalis none lainnya.Intinya, kita harus tulus, ikhlas, tenang, optimis dan percaya diri dalam menjalani sesuatu. Karena apapun yang kita miliki, apapun bentuk dari fisik kita bukanlah suatu halangan untuk mencoba hal baru dan melangkah maju. Karena itu, tetaplah percaya atas kemampuan diri yang kita miliki, dengan tetap merendahkan hati dan apa adanya.

 Salam SUKRI ( Supel Kreatif Ceria)

Oleh None Amie Andril
Editing : Abang Ferre Risky
Foto : None Amie Andril , Dok. Ikatan Abnon Jakpus

Thursday, July 7, 2011

Nandak Delapan Sebelas

L-R : Bang Isam, Fira,Tiwuk,Mia,Dina,Maudy Koesnadi,
Anggie,Adit,Winda, Tommy Tjokro,Ferdi,Harry,Teguh,Chalton

Abang None Jakpus 2011 mendapatkan undangan untuk memberikan kesegaran warna budaya betawi pada acara berita 811 Show di Metro TV. Pada acara yang dibawakan oleh Abang Jakarta Pusat 2003 Tommy Tjokro beserta Prabu Revolusi dan Marissa Anita ini ,Abang None Jakpus kembali menampilkan kebolehannya Nandak hasil tempaan dari Koreografer Isam Surentu dengan diriringi Lagu Lenggang Puspita.



Teks : Abang Ferre Risky
Foto : Bang Isam Surentu

Ada Cerita di Bandara

L-R : None Cas,Desya,Anya,Winda,Abang Rizky & Tian
 
Abang none Jakpus 2011 mengisi acara yg diadakan oleh Garuda Maintenance Facility yg berlokasi di Bandara Soekarno-Hatta, Judul acara tersebut adalah "Customer Touch Point".

Dalam acara yang dihadiri oleh unit marketing dan seluruh Petinggi GMF ini , Abang none Jakpus 2011 menampilkan tarian khas betawi yaitu "nandak lenggang puspita" pertunjukan nandak tersebut sekaligus menjadi ajang promosi kebudayaan betawi bagi abang none jakarta pusat dan masih dalam rangka merayakan HUT DKI Jakarta. 

L-R: Desya ,Ferdi , Winda ,Rizky , Anya , Tian , Cas

Teks : Abang Arie Wibowo & None Winda Meriska
Edit & Title : Abang Ferre Risky
Foto : None Radesya Larasari

Wednesday, July 6, 2011

Life is full of choices and struggles



Itulah moto dalam hidup saya, hidup adalah pilihan dan pilihan itu harus diperjuangkan....
seperti waktu saya mengikuti ajang pemilihan abang none jakarta pusat 2011 ,disinilah saya harus memilih...

Pada saat itu mengikuti abang none saya disibukan dengan kegiatan kuliah dan bekerja dua kegiatan ini saja sudh banyak menyita waktu saya tapi dengan tekad saya yang bulat saya tetap mengikuti ajang ini!dengan catatan tanggung jawab besar yang tinggi diantara ke 3 nya harus berjalan dengan baik,karena saya yakin ada sesuatu yang beda di abang none jakarta pusat

Setelah masuk menjadi finalis disinilah hidup saya berubah dan saya menemukan pengalaman baru dan teman2 baru dengan latar belakang sosial dan pendidikan yang berbeda disinilah kita belajar dan mendapatkan ilmu baru,kalah atau menang itu tidak jadi masalah lagi buat saya karena dengan masuk finalis kita bisa mendapatkan pengalaman dan ilmu baru dari karateristik masing2 finalis disini.

Kita belajar bagaimana saling menghargai,bagaimana cara berorganisasi bagaimana bekerjasama dengan pihak pemerintah dan kita lebih tau lagi tentang kebudayaan betawi dan yang terpenting sudah menjadi bagian dari keluarga besar abang none jakarta pusat!...

Inilah pilihan saya walaupun pada saat itu tidak semudah yang saya bayangkan karna harus membagi antara kuliah,pekerjaan dan abang none...saya tidak pernah menyesal dengan pilihan saya ini,tapi skali lg ini adalah pilihan hidup saya dan tetap harus saya perjuangkan.

Alhamdulilah ke 3 kegiatan saya (kuliah-bekerja-abang none) tetap berjalan dengan baik sampai sekarang berkat dukungan smua teman2 disini . Dan nilai plusnya saya bertemu kalian keluarga baru abang none jakarta pusat khususnya 2011 :)...terimakasih abang none jakarta pusat kalian telah merubah hidup saya dan memberikan inspirasi untuk saya...salam SUKRI (supel kreatif ceria)

Oleh Abang Harry Nurdiawan
Editing : Abang Ferre Risky

Tuesday, July 5, 2011

Saat Lagu Betawi bertemu Dance Music...

Sekedar share aja Bangnon...ini adalah track yang saya gunakan sebagai backsound Lenong pada Malam Salute & Gathering di Hard Rock Cafe, tepatnya pada adegan KLAB-ING, Klab Ngibing.

Track ini adalah remix dari lagu tradisional Betawi yang sudah sangat dikenal yaitu " JALI-JALI ". Dikerjakan dengan agak terburu-buru dengan bantuan penuh dari Rabin Alfath Hemri, seorang musisi muda berbakat , personil dari band bergenre Irish-folk-punk "IKAT KEPALA".

Beliaulah yang menulis MIDI score dari track Jali-Jali asli dan kemudian saya terjemahkan kedalam Dance Music.
Genre lagu ini saya beri nama "BB" yaitu Betawi Breaks.,Enjoy!

Teks  & Foto : Abang Ferre Risky

  FERRERISKY Feat. Rabin Alfath Hemri - JALI-JALI ( INTERPRETATION MIX ) by ferrerisky

Monday, July 4, 2011

Kuis Siapa Paling Berani Edisi Abang None Jakarta


Bertepatan dengan HUT ke 484 DKI Jakarta, AnTV menayangkan Kuis Siapa Paling Berani edisi 100 Abang None Jakarta secara Live tanggal 22 Juni 2011 .20 Abang none dari seluruh wilayah diundang termasuk Jakarta Pusat. Ciri khas dari kuis ini adalah adanya Yell-yell dari para kelompok peserta, Yell-yell Jakpus menggunakan lagu Si Doel Anak Betawi sebagai tema nya .



Dari Jakarta Pusat diperoleh 5 pemenang yang berhak membawa pulang hadiah yaitu Abang Tian membawa pulang BBQ set, Abang Erick Toaster, Abang Rizky Kipas angin, Abang Satria Dvd Player  , dan pemenang pertama None Amie membawa pulang sebuah Kompor Gas sekaligus maju ke babak berikutnya untuk adu wawasan dengan Abang-None dari Wilayah lain.



Babak kedua berlangsung dengan ketat dimana None Amie beradu score tipis dengan None Ditha dari Kepulauan Seribu., suasana di tempat duduk Jakarta Pusat memanas karena ketegangan yang berlangsung saat pertanyaan demi pertanyaan dilemparkan, None Amie berhasil mengejutkan seluruh peserta dengan pertanyaan " Apakah kepanjangan dari Pokemon? " . :)
Walaupun tidak berhasil maju sampai babak final, namun ini menjadi pengalaman berharga pentingnya terus menambah wawasan & pengetahuan umum bagi Abang None maupun kita semuanya. Bravo Jakarta Pusat !



Teks : None Amie Andril & Abang Ferre Risky
Foto : Abang Ferre Risky